Lilin merupakan salah satu alat penerangan yang cukup familiar. Lilin sudah digunakan sejak tahun 3000 SM. Awalnya sumbu lilin hanya terbuat dari ilalang serta lemak sapi yang banyak menganduk asam steart sebagai bahan bakar utama untuk menyelimuti sumbunya.

Namun setelah ditemukannya listrik oleh Michael Faraday serta penemuan bola lampu pijar oleh Thomas Alva Edison, pengguna lilin semakin berkurang dan sepi peminat.

Sekarang ini lilin hanya digunakan sebagai alat penerangan darurat,seperti saat mati lampu. Namun siapa sangka ternyata lilin juga bisa digunakan sebagai hiasan yang dapat mempercantik ruangan dan memiliki nilai seni yang cukup bagus.

Cara membuat lilin kreasi

Nah, sekarang kita akan mencoba membuat lilin kreasi. Membuatnya tidaklah sulit, mari kita simak rincian berikut ini.

Alat dan bahan yang dibutuhkan:

  1. Lilin, bisa menggunakan lilin yang berbentuk panjang(lilin biasa) atau bisa juga bisa menggunakan paraffin.
  2. Pewarna, bisa menggunakan krayon ataupun pewarna bubuk.
  3. Panci berukuran besar dan sedang.
  4. Sumbu atau benang kasur.
  5. Gelas kaca berukuran kecil atau sedang.
  6. Air
  7. Pengaduk

Cara membuat:

  1. Hancurkan lilin atau paraffin terlebih dahulu agar saat proses pelelehan mudah.
  2. Panaskan air dengan menggunakan panci berukuran besar.
  3. Masukan lilin yang sudah dihancurkan ke dalam panci berukuran sedang.
  4. Setelah air dalam panci besar mendidih, masukan lilin yang berada dipanci berukuran sedang ke dalam panci besar. Proses ini sama seperti melelehkan cokelat.
  5. Setelah lilin agak meleleh, masukan krayon tau pewarna ke dalam lelehan lilin lalu aduk.
  6. Setelah mencair, masukan lilin cair ke dalam gelas sedikit demi sedikit. Saat memasukan lilin posisi gelas dimiringkan.
  7. Tuangkan lilin sampai memenuhu sebagian kecin gelas, tunggu sampai dingin.
  8. Setelah dingin, tuangkan lilin cair lagi dengan warna yang berbeda. Begitu seterusnya hingga gelas penuh.
  9. Setelah dingin, lilin siap digunakan.

Sangat mudah, bukan? Selamat mencoba!