Di kehidupan kita sehari-hari banyak sekali kita menjumpai kata “Amin”. Bahkan tak jarang pula kita sering mengucapkan kata indah itu.Lalu apakah kita sudah tahu apa asal-usulnya sendiri dari kata”Amin”? Tentang manfaat dan cara menggunakannya dengan benar? Kata yang sangat sederhana tetapi sedikit orang yang paham betul tentang kata “Amin”.

Kata “Amin” sendiri adalah kata yang banyak diucapkan untuk meminta kepada Alloh swt.agar mengabulkan doa yang diinginkan.Kata “Amin” berasal dari malaikat Jibril ‘alaihissalam. Dan keterangannya ada di dalam hadits nabi SAW.

لَقَّنَنِي جبريل آمين عند فَراغي من فاتحة الكتاب وقال: إنه كالخاتم على الكتاب

Rasulullah SAW bersabda, “Malaikat Jibril mentalqinkan (membacakan) kepadaku kata’ amin’, saat aku diam setelah membaca surat Al-Fatihah, seraya berkata, “Itu seperti penutup dari suatu surat.”

Di sisi lain, mengucapkan “amin” di dalam shalat dijanjikan akan diampuni dosanya, berdasarkan hadits shahih berikut ini.

“إذا أمَّنَ الإمام فأمِّنوا، فإنه مَن وَافَق تأمِينه تأمِين الملائكة غُفِر له ما تَقَدَّم من ذَنْبه” رواه البخاري ومسلم

“Apabila Ia  mengucapkan amin, maka ucapkanlah amin. Sesungguhnya siapa yang sama amin-nya dengan amin malaikat, maka dosanya yang telah lalu diampuni”. (HR Bukhari dan Muslim)

Ucapan adalah doa. Jika seseorang mengucapkan kata “Amin”maka para malaikatpun ikut mendoakannya.Bahkan jika kita sering mengucapkan kata “Amin” maka akan berkurangnya dosa kita.

Banyak sekali orang yang tidak tahu tentang cara menulis kata “Amin”. Jika cara pengucapan dan penulisannya berbeda maka pasti akan menimbulkan arti yang berbeda pula.Berikut pengertian “Amin” yang berbeda-beda :

1.) Amin (alif dan mim sama-sama pendek), artinya Aman, Tentram
2.) Aamin (alif panjang & mim pendek), artinya Meminta Perlindungan Keamanan
3.) Amiin (alif pendek & mim panjang), artinya Jujur Terpercaya
4.) Aamiin (alif & mim sama-sama panjang), artinya Ya Allah, Kabulkanlah Do’a Kami.

Keempat arti kata di atas semuanya bermakna baik, tapi tujuan kita mengucapkan kata tersebut untuk apa sudah benar atau belum? Jadi, tempatkanlah kata-kata tersebut sesuai dengan tujuannya, karena apabila tinggal satu huruf atau salah penulisan satu huruf saja akan mengandung arti yang berbeda.

Tidak jarang juga kita menjumpai penulisan kata Aamiin tersebut  seperti “Amien”. Arti kata yang satu ini sebisa mungkin dihindari, karena kata “Amien” yang lazim dilafadzkan oleh penyembah berhala (Paganisme).